Sabtu, 05 Januari 2019

Gili Sunut Lombok Timur


     Banyak orang mungkin hanya mengenal tiga pulau kecil yang terkenal yang berada di dekat pulau utama bernama Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Meski begitu, Gili lain juga tersedia meski tidak populer. Salah satunya adalah Gili Sunut, terletak di Desa Pemongkong , Kecamatan Jerowaru. Dalam hal wilayah administrasi, Gili Sunut masih bagian dari Kabupaten Lombok Timur. Memang benar, belum banyak turis yang pernah mendengar tentang Sunut. Terlepas dari kenyataan, tetap menjadi alternatif yang baik bagi Gili lainnya karena menawarkan keindahan dan ketenangan yang serupa.
       
       Jarak antara Kota Mataram dan Gili Sunut sekitar 85 km. Dari Bandara Internasional Lombok, Anda bisa menempuh perjalanan sekitar 1 jam 30 menit menggunakan mobil. Satu-satunya pertimbangan adalah jalannya kurang sempurna. Bahkan bisa memakan waktu lebih lama dari biasanya karena kondisi jalanan yang buruk
Di

     Meskipun Gili Sunut adalah pulau kecil, pengunjung tidak perlu menggunakan kapal untuk sampai ke lokasi. Pengunjung bisa langsung mengunjungi pulau itu dengan berjalan kaki namun  penyeberangan hanya diperbolehkan saat air surut. Pada saat pasir bisa tampak saat air laut hilang. Jalan itu menghubungkan Lombok dan Sunut, sebenarnya. Pada saat air pasang, juga memungkinkan untuk mencapai pulau ini namun tidak akan nyaman! Tip penting lainnya terkait dengan penghuni pulau. Sekitar seratus keluarga tinggal di pulau ini dan kebanyakan bekerja sebagai nelayan. Namun, pemerintah telah memindahkan mereka dengan menyediakan fasilitas dan kehidupan yang lebih baik.

      Pengunjung bisa melakukan beberapa aktifitas di Gili Sunut. Sebagai contoh, berenang, snorkeling, dan bermain istana pasir. Pantai ini memiliki pemandangan landai dan ombak yang tenang. Bahkan keluarga dengan anak-anak diperbolehkan bermain di air dengan nyaman.

Rabu, 19 Desember 2018

How to make Pukis Lumer



Name of recipe : Pukis Lumer

Number of person : 10 pax
Description :

Pukis adalah kue khas Indonesia. Kue ini di buat dari adonan telur, gula, tepung terigu, ragi dan santan. Variasi bermacam macam di beri taburan coklat butir keju, selai nanas, sukade. Kue pukis memiliki bentuk dan warna yang khas. Bagian atasnya berwarna kuning dan bagian bawahnya kecoklatan.

Ingredient:
  • Telur            6 Butir
  • Gula            300 gr
  • Yeast            10 gr
  • Santan            350 ml
  • Susu            50 ml
  • cakra flour        300 gr
  • Coklat pasta         200 gr
Cara pembuatan :
  1. Rendam yeast dengan air secukupnya
  2. Mixer gula dan telur sampai mengembang
  3. Masukan santan, susu, Cakre flour daan yeast sedikit demi sedikit dan mixer perlahan
  4. Diamkan adonan sekitar 15 menit
  5. Tuang ke cetakan, tunggu setengah matang
  6. Tuang pasta colat secukupnya
  7. Tunggu hingga matang kecoklatan
  8. Angkat dan sajikan

Cara Membuat Lumpia Basah



Name of recipe : Lumpia Basah

Number of person : 10 pax
Description :

Lupia basah adalah Camilan khas jawa barat .

Ingredients :
Isian :

  • Wortel    200 gr
  • Kol    400 gr
  • Tauge    400 gr
  • Garam    10 gr
  • Lada    25 gr
  • Oyster sauce    20 gr
  • Fish sauce    15 gr
  • Kecap    15 gr
  • Sauce Raja rasa    20 gr
  • Sesame oil    15 gr
  • King prawn    2 kg
Kulit:
  • Tepung Cakra    200 gr
  • Tepung beras    100 gr
  • Garam    10 gr
  • Lada    15 gr
  • Putih telur    200 gr
  • Butter Margarine Blueband    30 gr
  • Air secukupnya   

CARA MEMBUAT
  • Buka bawang putih, cincang halus.
  • Bersihkan bengkuang dan potong alur memanjang.
  • Larutkan 50 gr gula merah dengan menggunakan air secukupnya.
  • Masukkan sedikit demi sedikit tepung kanji sambil diaduk secara perlahan hingga adonan mengental. Setelah mengental, adonan ini siap dijadikan perekat lumpia basah.
  • Larutkan sisa 50 gr gula merah dengan air. Saring untuk membuang kotorannya. Tambahkan sedikit air, masukkan irisan bengkuang. Masak hingga kuah habis dan warna bengkuang kecoklatan.
  • Tuang minyak goreng dalam wajan. Tumis bawang putih dan cabai rawit hingga tercium harum.
  • Masukkan telur ayam lalu aduk hingga rata. Masukkan tauge dan masak hingga sayuran matang. Berikan garam dan cicipi hingga rasa menjadi pas.
  • Ambil kulit lumpia, letakkan di atas piring. Baluri dengan perekat lumpia, tuang isi lumpia di atasnya.
  • Lipat dan gulung kulit lumpia.
  • Sajikan dengan menggunakan sumpit.

Rabu, 12 Desember 2018

Profile Pribadi


DATA PRIBADI


Nama             : HENDRY YASTI

AlAMAT        : JL. PRAYA-KUTA LOMBOK TENGAH

PRODI           : PERHOTELAN

NIM               : 16302142

Kelas              : 5A

ABOUT ME

Identitas Diri

            Konnichiwa, nama saya Hendry, dalam kesempatan ini saya akan memperkenalkan identitas diri. Nama lengkap saya Hendry Yasti, dilahirkan di Lombok Tengah pada hari selasa tanggal 29 September 1998 karena lahir tanggal 29 September maka zodiak saya adalah libra. Warna favorit saya adalah navy dan ungu. Music favorit saya slow rock music. Sekarang saya tinggal di kota Mataram dan saya adalah mahasiswa di Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram jurusan Perhotelan.

Pendidikan

            Riwayat pendidikan saya, TK di TK Almasyudin NW Kawo. Setelah lulus saya melanjutkan pendidikan di SDN 3 KAWO. Setelah lulus kemudian saya melanjutkan pendidikan di SMPN 2 PUJUT, Lalu melanjutkan ke SMKN 1 PRAYA , masa SMK adalah masa yang paling menyenangkan dan banyak juga kenangan walaupun hanya tiga tahun bersama teman-teman.

PANTAI KUTA MANDALIKA LOMBOK, NUSA TENGGARA BARAT


        Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang baru-saja diresmikan operasionalnya oleh Presiden Joko Widodo ini merupakan salah satu dari sebelas KEK yang tersebar dari ujung barat hingga wilayah timur Indonesja. Posisi KEK Mandalika terbilang sangat strategis berada di Kabupaten Lombok Tengah di Pulau Lombok. Berjarak 30 menit dari Bandara Internasional Lombok, Praya, dan terbentang sepanjang 14,6 km mulai dari Pantai Mandalika, Pantai Seger, hingga Pantai Tanjung Aan. Kawasan KEK Mandalika akan memiliki 10.000 kamar hotel, sirkuit balap Moto GP kelas dunia, serta convention center. Jadi wisatawan datang kesini dalam kunjungan bisnisnya dapat bersenang-senang, menikmati alamnya yang indah dan berolahraga, di sela waktu yang ada.

        pantai senggigi memang lebih dulu dikenal di Lombok. Seiring waktu dan perluasan pembangunan maka tak pelak lagi Lombok Tengah akan menjadi tujuan wisata favorit dan ikonnya tentu saja kawasan KEK Mandalika. Nah, saya ingin cerita sedikit tentang sepotong pantai di Kawasan KEK Mandalika, yaitu Pantai Mandalika. Pantai Mandalika ini sepuluh tahun lalu dikenal sebagai Kuta Lombok karena lokasinya di Desa Kuta. Untuk melepaskan diri dari bayang-bayang Kuta Bali maka mulai disosialisaikan perubahan nama menjadi Mandalika. Pantai ini juga berbalut kisah legenda Puteri Mandalika yang menerjunkan dirinya ke laut dan konon dipercaya menjelma menjadi cacing laut yang disebut Nyale. Dan cacing-cacing ini muncul setahun sekali di Pantai Mandalika pada saat tertentu dan dijadikan hidangan yang lezat. Hari-hari munculnya Nyale dari laut selalu disambut meriah oleh ribuan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.



          Yang membedakan Pantai Mandalika dengan umunya pantai lain adalah pasir pantainya. Pasir pantai yang putih bersih dengan tekstur membundar hingga terkadang dijumpai ukuran sebesar butiran merica seperti juga dijumpai di Pantai Tanjung Aan. Pasir merica ini terbentuk dari fosil foraminifera. Foraminifera adalah organisme bersel tunggal yang bercangkang yang hidup di lingkungan air terutama di laut. Organisme ini hidup dari ganggang yang hidup di sekitar terumbu karang. Cangkang mikroorganisma yang telah mati akan tersapu ombak dan terdampar di pantai dan terakumulasi secara melimpah membentuk pasir putih. Wisatawan yang pernah mampir kesini pasti membicarakan keunikan pasir pantainya. Bahkan tak jarang membawanya pulang sebagai souvenir.

        Pesona yang memikat lainnya, selain keunikan butiran pasir adalah airnya yang jernih berwarna biru toska dengan ombak yang mengalun tenang. Pada saat permukaan air laut di pantai surut, akan terlihat tumbuhan ganggang laut, beserta biota laut lainnya seperti bintang laut, teripang serta terumbu karang. Biota laut ini mengundang minat anak-anak untuk bermain-main di antara bebatuan karang. Di sekitar pantai di jumpai bukit-bukit kecil bervegetasi rendah yang mudah didaki oleh anak-anak. Mereka lalu duduk di atas bukit memandang ke arah laut. Dapat dimengerti jika anak-anak senang bermain disini



RESEP DAN CARA MEMBUAT AYAM GEPREK


Bahan-bahan:

  • Ayam goreng crispy

     Bumbu Ayam Geprek: 
  • Bawang putih: 2 siung
  •  Tomat secukupnya (iris)
  • Cabai rawit sesuai selera
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
Cara membuat Ayam Geprek:
  • Tumis bawang putih, cabai rawit serta tomat sampai layu dan harum. Ulek kasar bumbu tersebut. Tambahkan garam dan gula secukupnya. 
  • Taruh sambal di atas ayam crispy lalu geprek samapi sambal dan ayam tercampur.
  •  Ayam geprek siap di sajikan
          Untuk olahan ayam sendiri, selain di goreng juga bisa di bumbui dan di berikan kuah dari santan kelapa misalkan seperti Soto Ayam


Rabu, 28 November 2018

TARI NGURI TARIAN TRADISIONAL DARI SUMBAWA, NTB


Kesenian satu ini merupakan tarian tradisional yang menggambarkan ketangkasan prajurit dalam berperang. Namanya adalah Tari Buja Kadanda.
Tari Nguri adalah tarian tradisional dari Sumbawa, NTB yang dibawakan oleh penari wanita secara berkelompok. Tarian ini menggambarkan keterbukaan dan keramah-tamahan masyarakat Sumbawa yang dicurahkan dalam bentuk gerak tari. Tari Nguri ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di Indonesia, khususnya di daerah Sumbawa sendiri sebagai daerah asalnya


Sejarah Tari Buja Kadanda
Menurut beberapa sumber yang ada, Tari Buja Kadanda ini awalnya merupakan tarian yang tumbuh dan berkembang di luar istana kerajaan. Sehingga dapat diartikan bahwa tarian ini murni merupakan tarian yang diciptakan oleh rakyat. Berkat dukungan dari Kerajaan Bima dan para seniman istana, tarian ini kemudian mulai dikenal masyarakat luas. Buja kadandasendiri merupakan tombak berumbai bulu ekor kuda yang digunakan penari sebagai atribut menarinya. Oleh karena itu tarian ini disebut dengan Tari Buja Kadanda atau Mpa’a Buja Kadanda.

Fungsi Tari Buja Kadanda
Tari Buja Kadanda ini merupakan tarian tradisional menggambar dua prajurit yang sedang berperang dengan menggunakan tombak dan perisai sebagai senjata mereka. Tarian ini diciptakan untuk mengenang dan mengapresiasi perjuangan para prajurit dalam mempertahankan daerah mereka. Selain itu tarian ini juga berfungsi untuk memperkenalkan kepada generasi muda akan kejayaan dan kehebatan masyarakat Bima pada jaman dahulu.

Pertunjukan Tari Buja Kadanda
Dalam pertunjukan Tari Buja Kadanda, pertama diawali dengan tabuhan dari musik pengiring. Kemudian para penari dengan membawa senjata mereka memberi salam kepada para penonton. Setelah itu kemudian mereka menari dengan gaya mereka masing-masing. Gerakan dalam tarian lebih didominasi oleh gerakan bela diri yang dipadukan dengan gerakan tari. Dalam tarian ini kedua penari melakukan gerakan saling menyerang dengan menggunakan tombak atau tongkat mereka.

Untuk melakukan tarian ini tentunya dibutuhkan keahlian khusus dalam seni bela diri. Karena pada dasarnya gerakan saling serang kedua penari terlihat sangat natural dan sangat cepat. Sehingga penari yang bertahan harus tahu kemana arah serangan itu datang. Dalam babak ini musik pengiring memainkan irama bertempo cepat, sehingga membuat pertunjukan terasa lebih hidup. Di akhir pertunjukan alunan musik diperlambat lagi sebagai tanda bahwa pertujukan segera berakhir. Kemudian kedua penari berangkulan dan memberi salam kepada para penonton yang menyaksikan.

Pengiring Tari Buja Kadanda
Dalam pertunjukan Tari Buja Kadanda ini diiringi oleh alunan musik tradisional seperti gendang, gong, serunai dan tawa-tawa. Iringan musik tersebut dimainkan dalam dua irama yang berbeda yaitu irama lambat dan irama cepat. Irama lambat untuk mengawali dan mengakhiri pertunjukan dan irama cepat untuk mengiringi penari saat bertarung.

Kostum Tari Buja Kadanda
Kostum yang digunakan penari saat pertunjukan tari buja kadada ini merupakan kostum para prajurit. Kostum yang digunakan biasanya adalah baju lengan panjang, celana panjang, dan ikat atau penutup kepala. Selain itu tidak lupa menggunakan atribut menari yaitu tombak atau tongkat buja kadanda dan perisai.

Perkembangan Tari Buja Kadanda
Seiring dengan perkembangan jaman, Tari Buja Kadanda ini sudah mulai jarang dipertunjukan. Kurangnya ruang atau kesempatan untuk pertunjukan merupakan salah satu faktor utamanya. Namun kesenian ini masih tetap dilestarikan dan dikembangkan di beberapa sanggar yang ada di Bima. Selain itu tarian ini juga ditampilkan dibeberapa kesempatan acara seperti festival budaya dan acara-acara budaya yang diadakan di sana. Tentunya perhatian pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam melestarikan kesenian tradisional satu ini.
Sekian pengenalan tentang “Tari Buja Kadanda Tarian Tradisional Dari Bima, NTB”. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda tentang kesenian tradisonal di Indonesia.


 
Copyright © 2010 Ilmu Pariwisata | Design : Noyod.Com | Images : Red_Priest_Usada, flashouille